gempa Bengkulu, September 12, 2007…

September 13, 2007

gempa di Bengkulu kemaren sore adalah termasuk satu gempa dangkal dgn kedalaman sekitar 30km dan berkekuatan Magnitude 8.4 atau setara 7.9 SR…data lengkap dr situs USGS adalah sbb: waktu Wednesday, September 12, 2007 at 06:10:26 PM at epicenter, koordinat lokasi 4.517°S, 101.382°E, ber-jarak sekitar 130 km SW Bengkulu…

malah kalo liat peta di samping ada dua orange boxes yg ukuran besar-nya sama…yg satu lg adalah gempa di Padang Kamis pagi ini…nah yg merah malah gempa-nya terjadi satu jam yg lalu (sekarang Kamis jam 10 pagi)

sempet baca di TV kalo BMG ngeluarin tsunami alert tapi di-batal-kan setelah dua jam kemudian…nah, kalo menurut Pak Awang di milis IAGI, kenapa nggak ada tsunami padahal masih satu trend dgn gempa Aceh dulu…? ini kutipan-nya:


Mengapa tak ada tsunami ? Kelihatannya ada satu syarat yang tidak dipenuhi, yaitu pola pematahan batuannya bukan thrusting, tetapi oblique strike-slip dan normal. Tetapi ini harus dicek lagi atas momen tensor solution (focal mechanism)-nya. Sayangnya, USGS belum menampilkan data momen tensor solution-nya, yang ada hanya historic momen tensor solution untuk gempa2 lama yang bervariasi dari thrusting, normal fault, dan strike-slip (thrust dominan).

Saya coba menafsirkan first arrival P-wave-nya dari sekitar 50 seismogram yang ditampilkan USGS -kelihatannya tak menunjukkan dominasi thrusting, tetapi normal faulting. Kemudian, mengingat bahwa lokasi pusat gempa di splay Mentawai Fault yang merupakan pasangan Sumatra Fault dan sama2 dextral faulting, maka kemungkinan pematahan batuan dominan secara strike-slip faulting. Strike-slip faulting tak menyebabkan tsunami berarti.

Secara tektonik, gempa Bengkulu ini terjadi di prisma akresi terangkat yang membentuk pulau2 Simeulue-Nias-Mentawai-Enggano, tepat pada splay Mentawai Fault - sesar yang memisahkan prisma akresi Sumatra dengan forearc basement Sumatra. Lokasi ini sejalur dengan lokasi gempa Aceh 26 Desember 2004. Mengapa gempa Aceh menimbukan tsunami sedangkan gempa Bengkulu ini tidak ? Jawabannya terletak pada pematahan batuan kedua gempa itu. Gempa Aceh terjadi di percabangan sesar  (horse tail) Mentawai Fault yang membentuk restraining bend, sehingga wilayah ini kompresif dan saat ditekan oleh konvergensi lempeng akan cenderung thrusting. Sementara itu, gempa Bengkulu ini benar2 terjadi di strike-slip fault Mentawai yang peluang2 terbentuknya thrusting tidak terlalu besar.

mungkin bakalan ribet baca-nya kalo buat orang awam…tapi mungkin ringkas-nya seperti ini: sesar/fault (yg menyebabkan terjadi-nya gempa) di Aceh dan Bengkulu punya perbedaan dalam hal pergerakan…kalo gempa yg di Aceh terjadi karena pergerakan sesar/fault yg relatif lebih kompleks (Pak Awang bilang "percabangan sesar", anggap aja sesar-nya lebih dr satu) drpd sesar/fault yg di Bengkulu…sesar/fault yg di Bengkulu hanyalah bergerak mendatar saja walaupun nggak menutup kemungkinan membentuk thrusting jg tapi mungkin relatif kecil…

sebener-nya di mana sih lokasi tepat-nya tuh gempa…? nah di peta sebelah lokasi gempa di-tunjuk-kin sama bentuk bintang warna orange, terletak di antara subduction zone (purple line) dan Pulau Sumatra itself…kalo data gempa-nya kan udah ada di atas…

walau tsunami alert udah di-cabut, teuteup aja langkah terbaik adalah tetap waspada…mudah2an bisa berangsur baik dgn cepat…

peta dr USGS… 

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://azhali.blogsome.com/2007/09/13/gempa-bengkulu-september-12-2007/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.