cuti nge-rokok se-hari; May 31, 2007 (World No Tobacco Day)…
mmhhh…padahal baru kemaren gue posting something tentang Marlboro…ternyata hari ini adalah Hari Tanpa Tembakau Se-Dunia…wah, blunder gue…hehehe…
gue emang pe-rokok, ter-tanda sejak SMP kelas 3…masa2 gue ikut les di satu tempat di Dago (sekarang kaya-nya jd satu FO ter-kenal deh di sana, apa ya nama-nya…? lupa…)…di saat jeda istirahat, gue ngendon di satu kios di sebrang tempat les, ngumpet dan ngabisin beberapa batang Djarum di sana…dan selanjut-nya kebiasaan nge-rokok ini nggak berhenti sampe sekarang…well, sempet berhenti sih beberapa bulan…dua atau tiga bulan…tapi nggak bisa lebih drpd itu, cerita berlanjut…
mungkin gue ter-masuk perokok berat terutama waktu gue kuliah…well, bagaimana pun gue sadar kok kalo nge-rokok itu ber-bahaya…gue punya contoh langsung bokap gue yg harus di-oprasi gara2 kebanyakan nge-rokok…gue masih inget bgt waktu gue TK/SD…masih di rumah yg lama, yg masih original sama rumah panggung-nya…kalo udah malem, bokap gue bakalan duduk di pintu kamar sambil pegang rokok Djarum Coklat-nya…abis ber-batang2 sampe larut malem…kadang gue jg suka di-suruh buat beli tuh rokok ke warung sebelah…ya, gue masih inget bgt itu…sampe akhir-nya bokap gue harus di-oprasi paru2nya…
the fact is: jumlah batang rokok yg gue isep udah ber-kurang kok…satu bungkus bisa abis lebih dr se-minggu…kecuali gue lg ada di acara kumpul2 bareng men-temen lama, men-temen BIGREDS ataupun sodara2…dalam satu malem bisa abis satu bungkus…well, masih lebih bagus drpd jaman kuliah dulu…
hari ini, gue niat nggak nge-rokok…walaupun gue memang nggak setiap hari di-pasti-in nge-rokok di lobby ataupun di tempat ngopi…hari ini, gue coba untuk lebih me-nyadari lg kalo gue udah punya contoh pasti bahaya-nya nge-rokok…lagian Jakarta udah sumpek sama asap knalpot Metromini, motor jelek ataupun jenis kendaraan lain-nya…untuk satu hari ini, kalo nggak buat kesehatan gue sendiri, ya paling nggak bisa di-pasti-in satu sumber asap di Jakarta berkurang…
pagi ini gue liat di lobby tiga standing ashtray masih ada dan ada dua orang, yg memang setiap pagi selalu gue liat ada di sana, yg baru mau mulai nyala-in rokok-nya…mmhhh…apa-kah pihak Building Management nggak nerap-in kampanye tanpa tembakau hari ini…? mmhhh…pengaruh gitu buat mereka…? kembali ke kesadaran masing2: pihak yg biasa me-rokok dan pihak yg menyediakan tempat buat pihak yg biasa me-rokok…
Kepada: Yth Pengelola Tempat2 Umum (nggak cuman di Jakarta aja…)
Penelitian ilmiah tentang bahaya perokok pasif telah dilakukan selama lebih dari 20 tahun. Tidak ada keraguan bahwa merokok secara pasif sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, menyebabkan kanker dan banyak penyakit pernafasan serta kardiovaskuler pada anak-anak serta orang dewasa, dan tidak jarang mempercepat kematian.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah berkesimpulan bahwa asap rokok, sekecil apapun jumlahnya, tetaplah berbahaya. Rekomendasi WHO tentang hal ini mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk melindungi masyarakat dari bahaya asap rokok adalah dengan memberlakukan peraturan 100% bebas asap rokok bagi tempat-tempat umum.
Hak untuk mendapatkan udara bersih, bebas dari asap rokok adalah hak umat manusia.
Dengan demikian, kami meminta anda untuk melindungi kesehatan pegawai, pekerja dan masyarakat umum dengan cara menerapkan peraturan yang 100% melarang rokok di tempat-tempat umum. Kami percaya, langkah ini adalah langkah yang sangat penting untuk melindungi kesehatan kita dan anak-anak kita semua.
Tertanda,
-edwin, yg mau punya baby lg-
gambar dr sini…









